- Usai Selesaikan Lawatan ke Rusia dan Prancis, Prabowo Tiba di Indonesia
- Vatikan dan Vietnam Perkuat Hubungan Dengan Kunjungan Paus
- Korsel Peringatkan Warganya soal Kriminalitas di Bali
- Kasus Tewasnya WNI di Australia, Polisi Tangkap Pria 67 Tahun
- Sugianto, PMI Penyelamat Lansia Dapat Apresiasi dari Pemerintah Korsel
Terinfeksi Covid-19, Pasangan Lansia Ini Dipertemukan untuk Saling Berucap Selamat Tinggal
Potret Berita — Pasangan lansia di Inggris yang terpapar Covid-19 dipertemukan untuk saling mengucapkan selamat tinggal, setelah kondisi si istri memuruk. Gerry dan Barbara Jarrett, berasal dari Bracknell, Berkshire dirawat di bangsal terpisah di Rumah Sakit Frimley Park, Surrey.
Putri mereka, Chloe Keljarrett, mengunggah momen pertemuan mereka di Twitter. Dia mengatakan ibunya “nampaknya sudah mencapai akhirnya”.
Chloe berujar, orangtuanya mempunyai banyak waktu yang berharga berkat upaya luar biasa dari staf rumah sakit.
Chloe mengisahkan orangtuanya, masing-masing berusia 79 dan 76 tahun, dirawat karena terpapar Covid-19 dua pekan lalu.
Pada Selasa (12/1/2021), dalam twit-nya dia berkata seorang staf rumah sakit ingin memastikan Gerry bisa bertemu Barbara.
Karena itu, pertemuan pun digelar pada Rabu (13/1/2021), dengan Chloe bercerita kondisi sang ibu “sudah mendekati akhir”.
“Ayah didorong masuk, menangis dan memegang tangannya. Ibu mulai bangun, membuka matanya, dan berbicara,” kata Chloe.
Dilansir BBC Kamis (14/1/2021), mereka punya waktu sekitar dua jam untuk mengucapkan selamat tinggal sebelum kondisi Barbara memburuk.
Chloe mengaku sangat berterima kasih kepada staf rumah sakit.
“Saat ini, saya merasakan momen ini luar biasa,” ujar dia.
“Batas emosi”
Chloe, seorang guru di The Brakenhale School, mengatakan kondisi ayahnya mulai meningkat. Namun penyembuhannya diprediksi lama. Gerry disebut punya sejumlah masalah kesehatan yang bisa mengganggu proses penyembuhan. Tapi Chloe percaya ayahnya bisa menang dari virus corona. B
Dia juga mengungkapkan bertemu dengan staf rumah sakit yang melakukan sif dua kali, karena mereka kekurangan tenaga.
“Bagaimana mereka bisa punya belas kasih seperti itu, ketika batas emosional dan fisik mereka tengah diuji, saya tak tahu,” ulasnya.
Merespons twit Chloe, Rumah Sakit Frimley Park mengunggah kicauan berisi ucapan doa kepadanya dan keluarganya.
“Kami bahagia staf kami bisa mengatur waktu yang memudahkan kalian. Ini adalah pelayanan yang bisa kami berikan di kondisi seperti ini,” papar rumah sakit.
